KETIK DISINI UNTUK MENCARI

1 Apr 2011

BELAJAR, BELAJAR DAN BELAJARLAH


Salah satu sifat manusia adalah hasrat ingin tahu. Hasrat ingin tahu inilah yang mendorong manusia untuk belajar. Belajar dilakukan untuk mengembangkan semua potensi yang dimiliki, sehingga mencapai hasil yang maksimal, dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam dunia pendidikan, belajar merupakan kegiatan pokok yang harus dilakukan karena merupakan salah satu tindakan dalam pelaksanaan pendidikan.
Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai belajar, di bawah ini dibahas mengenai pengertian belajar, teori belajar, dan faktor-faktor yang mempengaruhi belajar.
Ngalim Purwanto (2000 : 84) yang mengutip dari pendapat Morgan, dalam buku Introduction of Psychology (1978), mengatakan belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan dan pengalaman.
Berdasarkan pengertian diatas maka belajar dapat diartikan sebagai proses perubahan tingkah laku sebagai hasil dari latihan dan pengalaman. Perubahan tingkah laku dapat ditunjukkan dalam berbagai bentuk seperti : berubahnya pengetahuan, sikap, percakapan, kebiasaan dan lain-lain. Namun demikian tidak semua perubahan tingkah laku merupakan hasil belajar.

Mager dalam Hamalik (1995 : 77) merumuskan konsep tujuan pembelajaran adalah menitik beratkan pada tingkah laku siswa atau perbuatan sebagai output (keluaran) pada diri siswa, yang dapat diamati. Dengan demikian proses pembelajaran memberikan dampak tertentu pada tingkah laku siswa.
Lebih lanjut S. Bloom dalam Hamalik (1995 : 19) merinci tujuan pembelajaran mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Dalam hal ini mengarah pada kognitifnya yang mempunyai enam tingkatan yaitu : Pengetahuan, Pemahaman, Penerapan, Analisis, Sintesis, dan Evaluasi.

Menurut Suryabrata (1987 : 146) dan Tim Pengembangan MKDK IKIP Semarang (1990 : 149) faktor-faktor yang mempengaruhi belajar ada dua yaitu :
yaitu faktor-faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan belajar yang berasal dari siswa yang sedang belajar. Faktor dalam ini meliputi : kondisi fisiologis dan psikologis anak. Kondisi fisiologis meliputi fisiologis umum dan kondisi panca indra. Sedangkan kondisi psikologis meliputi kecerdasan, bakat, minat, motivasi, emosi dan kemampuan kognitif.

yaitu faktor-faktor yang berasal dari luar diri siswa yang dapat mempengaruhi proses dan hasil belajar. Faktor luar terbagi atas lingkungan dan instrumental. Faktor lingkungan dapat berupa lingkungan alami (suhu, udara, cuaca, musim dan sebagainya) dan lingkungan sosial (hubungan antar anak, kasih sayang, tulisan, rekaman suara dan sebagainya). Sedangkan faktor instrumental meliputi kurikulum, program, sarana dan fasilitas dan tenaga pengajar, dll
Semoga postingan ini bermanfaat.....
Bagi Anda yang Ingin Belajar Bisnis Online dengan Income Milyaran..silahkan klik disini

4 komentar:

  1. Ayo Belajar......biar sukses

    BalasHapus
  2. o iya mas,
    kalau lingkungan itu faktor apa ya?
    soalnya saya pernah dengar pendapat 99% sifat sesorang adalah pengaruh dari lingkungan,

    sementara itu sifat adalah ciri-ciri dari dalam sesorang,

    atau ada hubungan gak sifat dengan pemblajaran..

    mohon bimbingannya

    BalasHapus
  3. Lingkungan merupakan faktor internal...kita bisa belajar dari semua hal yang kita lihat....thanks

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan pesan disini, tapi hindari spam ya...
Pastikan URL Anda tidak broken sebab penulis akan selalu mengunjungi Anda.
Terima kasih atas saran dan kritik Anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...