KETIK DISINI UNTUK MENCARI

30 Nov 2011

Perguruan Tinggi Diharapkan Jadi Contoh Kerapian Manajemen


Jakarta — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh melantik tiga rektor perguruan tinggi negeri dan pejabat eselon II dan eselon III di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.  Pelantikan dilaksanakan di Gedung Graha Utama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Senayan Jakarta, Senin (21/11).
Dalam sambutannya, Menteri Nuh menyampaikan, tugas Kemdikbud adalah menyiapkan jembatan masa depan bangsa. Untuk itu, ada tiga hal yang bisa diperhatikan secara seksama. Pertama, jembatan itu harus terhubung oleh titik sekarang, masa lalu, dengan masa depan. Kedua, karena jembatan itu adalah  mengantarkan generasi ke masa depan, oleh karena itu harus kuat dan kokoh. Dan yang ketiga, jembatan tersebut bukan sekedar jembatan biasa, karena tugasnya adalah mengantarkan generasi. “Oleh karena itu harus ada penerangan/pencerahan, dan management traffic yang mengaturnya,” kata Menteri Nuh.
Perguruan tinggi diminta untuk menjadi contoh dalam kerapian manajemen. Bukan hanya kerapian administratif, tapi juga prinsip-prinsip outcome sebagai bahan manajemen perencanaan perguruan tinggi. Perguruan tinggi juga harus terhubung dengan masyarakat, harus terlibat dalam hubungan masyarakat, oleh karena itu harus mengembangkan keramahan sosial.
Adapun rektor yang dilantik adalah Badia Perizade sebagai Rektor Universitas Sriwijaya, Sugeng Prayitna Harianto sebagai Rektor Universitas Lampung, dan Werry Darta Taifur sebagai Rektor Universitas Andalas periode 2011-2015.
Pada kesempatan yang sama, Mendikbud juga melantik pejabat Eselon II dan III di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Adapun pejabat Eselon II yang dilantik oleh antara lain Hindun Basri Purba sebagai Sekretaris Inspektorat Jenderal, Abdul Apip sebagai Inspektur III  Inspektorat Jenderal, Thamrin Kasman sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar,
Selain Pejabat Eselon II di Inspektorat Jenderal dan Direktorat Jenderal, Nuh juga melantik Hendarman sebagai Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan, Bambang Indriyanto sebagai Kepala Pusat Penelitian Kebijakan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Abi Sujak sebagai Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPSDMP), Muhammad Hatta sebagai Kepala Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan BPSDMP, Bastari sebagai Kepala Pusat Penjaminan Mutu Pendidikan BPSDMP, M. Muhadjir sebagai Kepala Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Sugiyono sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Perlindungan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Rer.Nat. Widodo sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika dan Suwarno sebagai Kepala Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan. (aline/lian)

Sumber : Kemendiknas

5 komentar:

  1. Bisnis Online Cerdas ini didedikasikan buat Anda yang Ingin Jadi trilyuner...cukup Rp.10.000, - Anda siap jadi Jutawan

    BalasHapus
  2. Jadilah Jutawan sukses hanya dengan Rp.200.000 sekali selamanya....thanks

    BalasHapus
  3. yo gt pak menteri pinter..skali2 merhatikan nasib mahasiswa...g korupsi aja yg dpkirin ckckck

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan pesan disini, tapi hindari spam ya...
Pastikan URL Anda tidak broken sebab penulis akan selalu mengunjungi Anda.
Terima kasih atas saran dan kritik Anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...