KETIK DISINI UNTUK MENCARI

28 Nov 2014

Guru Sumber Inspirasi

Guru kencing berdiri, murid kencing berlari. Pepatah tersebut layak untuk menggambarkan bahwa seorang guru sebenarnya adalah panutan bagi anak didiknya. Guru yang terampil, menyenangkan, kreatif, akan membentuk generasi yang berkualitas
Sebaliknya, guru yang pasif dan tidak inovatif akan membentuk generasi yang kurang lebih sama seperti gurunya.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengatakan, tugas membentuk generasi yang berkualitas adalah tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Meskipun dalam konstitusi disebutkan bahwa pemerintah bertanggung jawab terhadap kemajuan pendidikan, tapi peran guru dan masyarakat tidak boleh dilupakan.
“Tugas kita bukan hanya menjalankan konstitusi dan peraturan. Tugas kita sama-sama membuat anak-anak kita menjadi pembelajar yang Insya Allah akan memajukan Indonesia di masa datang,” kata Mendikbud di hadapan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan delapan ribu guru pada puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2014, Kamis (27/11), di Istora Senayan, Jakarta.
Menyadari peran guru yang strategis tersebut, peningkatan mutu guru mutlak dilakukan. Dan guru juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kompetensi dirinya. Seiring dengan peningkatan kualitas guru, Menteri Anies juga menyerukan peningkatan kesejahteraan guru.
Contoh konkret yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan guru adalah dengan membantu mengurangi pengeluaran guru. Pengeluaran guru dapat dikurangi dengan menggandeng masyarakat dan dunia usaha untuk memberi keringanan kepada guru. “Kalau ada usaha beri keringanan pada guru,” katanya.
Di tangan para guru, masa depan Indonesia dititipkan. Dari para guru, akan hadir anak-anak Indonesia yang kelak akan mendorong kemajuan dan membuat bangga. Mendikbud mengatakan, dalam menjalani tugas ini generasi sekarang mungkin tidak menyaksikan secara langsung hasilnya. “Tapi dengan inspirasi bapak ibu guru anak-anak kita nanti akan berkata indoneaia berubah karena bapak ibu guru saya di sekolah,” katanya. (Aline Rogeleonick)

Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan pesan disini, tapi hindari spam ya...
Pastikan URL Anda tidak broken sebab penulis akan selalu mengunjungi Anda.
Terima kasih atas saran dan kritik Anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...