KETIK DISINI UNTUK MENCARI

8 Feb 2016

Abul Wafa, Matematikawan Pertama Pencetus Rumus Umum Sinus



Siapa Abul Wafa ?

Abul Wafa adalah seorang saintis serba bisa. Selain jago di bidang matematika, ia pun terkenal  sebagai insinyur dan astronom terkenal pada  zamannya. Beliau terlahir bernama Abu al-Wafa  Muhammad Ibn Muhammad Ibn Yahya Ibn Ismail Ibn Abbas al-Buzjani di Buzjan, Iran pada  tanggal 10 Juni 940.


Abul Wafa Muhammad Ibn Muhammad Ibn Yahya Ibn Ismail Buzjani (Buzhgan, Nishapur, Iran, 940997 / 998) adalah seorang ahli astronomi dan matematikawan dari Persia. Pada tahun 959, Abul Wafa pindah ke Irak, dan mempelajari matematika khususnya trigonometri di sana. Dia juga mempelajari pergerakan bulan; salah satu kawah di bulan dinamai Abul Wáfa sesuai dengan namanya. (https://id.wikipedia.org/wiki/Abul_Wafa_Muhammad_Al_Buzjani )


Buah pemikirannya dalam matematika sangat  berpengaruh di dunia Barat. Pada abad ke-19 M,  Baron Carra de Vaux mengambil konsep  secan  yang dicetuskan Abul Wafa. Sayangnya, di dunia  Islam justru namanya sangat jarang terdengar.  Nyaris tak pernah, pelajaran sejarah peradaban  Islam yang diajarkan di Tanah Air mengulas  dan memperkenalkan sosok dan buah pikir Abul Wafa.

Ia belajar matematika dari pamannya bernama Abu Umar al- Maghazli dan Abu Abdullah Muhammad Ibn Ataba. Sedangkan, ilmu geometri dikenalnya dari AbuYahya al-Marudi dan Abu al-Ala’ Ibn Karnib.

Abul Wafa tercatat sebagai matematikawan pertama yang mencetuskan  rumus umum sinus. Selain itu, sang matematikawan pun mencetuskan metode  baru membentuk tabel  sinus. Ia juga membenarkan nilai sinus 30 derajat ke  tempat desimal kedelapan. Yang lebih mengagumkan lagi, Abul Wafa membuat studi khusus tentang tangen serta menghitung sebuah tabel tangen.

Abul Wafalah yang pertama kali memperkenalkan istilah matematika yang  sangat penting itu. Abu Wafa dikenal sangat jenius dalam bidang geometri. Ia  mampu menyelesaikan masalah-masalah geometri dengan sangat tangkas.

Sumber: http://profilbos.com dan Ensiklopedi Matematika, 2013


Hikmah yang bisa diambil

Hikmah yang dapat diambil adalah untuk mendapatkan ilmu harus diiringi  dengan usaha keras. Selain itu juga jangan pernah puas dengan ilmu yang didapat  sekarang dan carilah guru sebanyak-banyaknya untuk memperluas ilmu yang dimiliki.


Sumber  : Buku Paket Matematika IX, Kemendikbud RI Tahun 2015

1 komentar:

  1. benar sekali. Jangan puas dengan ilmu karena ilmu itu luas. dalam kenal pak...

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan pesan disini, tapi hindari spam ya...
Pastikan URL Anda tidak broken sebab penulis akan selalu mengunjungi Anda.
Terima kasih atas saran dan kritik Anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...