iklan

HELLO..

HELLO.....WELCOME TO THE SECRET OF MATHEMATICS ...BLOG PEMBELAJARAN MATEMATIKA INI DIPERSEMBAHKAN BAGI ANDA YANG INGIN SUKSES ....SALAM SUKSES ...SUKSES ANDA SUKSES KITA SEMUA......CERDAS KREATIF DAN INOVATIF MODAL KESUKSESAN KITA

Mar 11, 2016

Mengenal Galileo Galilei, Penemu Teori Heliosentris Yang Dihukum


Galileo dipandang sebagai salah seorang  pakar awal tentang Fungsi. Karyanya juga menunjukkan bahwa beliau orang yang mula-mula mengangkat konsep  pemetaan antar himpunan. Pada tahun 1638, beliau mempelajari masalah  tentang dua lingkaran yang konsentris  (memiliki pusat yang sama) dengan  pusat di O. Diameter lingkaran pertama  dua kali lebih panjang dari diameter  lingkaran kedua.

Secara kasat mata, banyaknya titik  pada lingkaran pertama mestinya lebih banyak bahkan mungkin dua kali  lebih banyak dari banyaknya titik pada lingkaran kedua. Tapi, dia mampu membuat pemetaan atau fungsi yang  menunjukkan bahwa banyaknya titik  pada kedua lingkaran itu sama.

Galileo termasuk orang yang tidak mau begitu saja menerima suatu kenyataan. Dia  selalu mempertanyakan kebenaran suatu fenomena. Bahkan dia berani mengambil  sikap yang berlainan dengan sikap kebanyakan orang pada jamannya. Bahkan dia juga
berani berbeda pendapat dengan para pemimpin yang berkuasa. Dia mengenalkan teori  Heliosentrisnya yang mengatakan bumilah yang mengitari matahari, bukan matahari  yang mengitari bumi. Sayangnya, dia tidak mampu meyakinkan secara ilmiah kebenaran
pendapatnya sehingga dia dihukum.

Beberapa hikmah yang mungkin bisa kita petik antara lain:
1. Kita harus jeli melakukan pengamatan terhadap fenomena yang ada di sekitar kita.
2. Kita harus mau dan mampu mempertanyakan kebenaran fenomena yang ada. Kita tidak boleh hanya diam diri menerima kenyataan yang ada. Kita harus membiasakan  diri kita untuk selalu menanya, misalnya: “Mengapa begini? Mengapa bukan  Begitu? Kalau dikondisikan begini apa jadinya? Bagaimana kalau dibuat begini? Apa yang terjadi kalau diubah ininya?
3. Kita harus teguh pada pendirian, kalau diyakini itu memang benar, tak terbantahkan. Tetapi, kita harus tetap terbuka dengan segala kritik dan saran demi perbaikan  kesimpulan kita.
4. Kalau kita ingin selamat, di samping pandai, kita juga harus pintar  mengkomunikasikan ide dengan justifikasi yang lengkap, serta dilakukan secara sopan, santun, dan meyakinkan.

Postingan disalin dari : Buku Paket Matematika IX, Kemendikbud RI Tahun 2015

No comments:

Post a Comment

Silahkan tinggalkan pesan disini, tapi hindari spam ya...
Pastikan URL Anda tidak broken sebab penulis akan selalu mengunjungi Anda.
Terima kasih atas saran dan kritik Anda

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...